Mahasiswa IAI Jamiat Kheir Jakarta Tuntaskan KKN di Tanjung Duren Selatan, Tinggalkan Jejak Pengabdian Berbasis Keilmuan dan Dakwah

  1. Home
  2. Uncategorized
  3. 📰 Pelatihan RPS Berbasis OBE: Pendidikan untuk Hidup, Bukan Sekadar Lulus

Jakarta, 1 Agustus 2026 – Institut Agama Islam (IAI) Jamiat Kheir Jakarta secara resmi menutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang telah berlangsung selama satu bulan di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Acara penutupan dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Tanjung Duren Selatan pada Sabtu (1/8) sebagai penanda berakhirnya proses pengabdian masyarakat yang melibatkan 28 mahasiswa.

Kegiatan penutupan dihadiri oleh unsur Pemerintah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, PPPK Kelurahan, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dosen pembimbing lapangan, serta sivitas akademika IAI Jamiat Kheir Jakarta. Dari pihak kampus hadir Rektor Dr. Hidayah, M.Sc., Dekan Fakultas Tarbiyah Dr. Hariyadi, M.Pd. selaku Supervisor KKN 2026, Lembaga Penjaminan Mutu Heru Susanto, M.Pd., serta para Pembina Lapangan Jamari, M.Pd. dan Sugiharto.

Dalam sambutannya, Pemerintah Kelurahan Tanjung Duren Selatan menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa yang dinilai mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun kehidupan sosial, pendidikan, serta keagamaan di tengah masyarakat.

Sumber gambar : https://www.instagram.com/p/DbfFr1CE9Dk/?igsh=MW45aHJ6cTd2ZDJ0YQ%3D%3D

Selama satu bulan pelaksanaan KKN, mahasiswa IAI Jamiat Kheir menunjukkan peran aktif melalui berbagai program yang dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat. Bidang keagamaan menjadi salah satu fokus utama pengabdian. Mahasiswa diterjunkan ke berbagai masjid di Kelurahan Tanjung Duren Selatan untuk menjadi imam salat, petugas kultum, khatib Jumat, hingga membantu masyarakat dalam pelaksanaan pemulasaraan jenazah. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata penerapan kompetensi akademik yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Tarbiyah.

Selain itu, mahasiswa juga mengisi berbagai majelis taklim, memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak dan masyarakat, melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan masjid, serta menyelenggarakan pelatihan bagi para guru mengaji melalui program Tahsin dan Tilawah Al-Qur’an. Program-program tersebut mendapat sambutan positif karena mampu meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Di bidang sosial kemasyarakatan, mahasiswa yang dikomandoi oleh Ketua Kelompok KKN, Wawan, berhasil menginisiasi berbagai kegiatan bakti sosial yang melibatkan masyarakat dan berbagai unsur setempat. Kegiatan tersebut meliputi santunan bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan lanjut usia (lansia), yang menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan bermasyarakat.

Supervisor KKN 2026, Dr. Hariyadi, M.Pd., menyampaikan bahwa Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan proses pembentukan karakter, kepemimpinan, dan profesionalisme mahasiswa melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa diukur bukan hanya dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan membangun komunikasi, memberikan solusi atas persoalan masyarakat, serta meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan.

“KKN merupakan ruang belajar yang sesungguhnya. Mahasiswa belajar memadukan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta kemampuan sosial dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal ketika mereka kelak menjadi pendidik, pemimpin, maupun penggerak perubahan di tengah umat,” ujarnya.

Rektor IAI Jamiat Kheir Jakarta, Dr. Hidayah, M.Sc., turut mengapresiasi dedikasi mahasiswa dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga Kelurahan Tanjung Duren Selatan.

Penutupan KKN Tahun 2026 menjadi momentum berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di lapangan, namun sekaligus menjadi awal lahirnya semangat baru untuk terus mengimplementasikan ilmu pengetahuan bagi kemaslahatan masyarakat. Melalui KKN, IAI Jamiat Kheir Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, kompetensi keagamaan, serta kesiapan menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi bangsa dan umat.