Menjadi guru ideal

H. Slamet Santoso, Dosen IAI Jamiat Kheir Jakarta

Menjadi guru ideal adalah impian setiap pendidik; sosoknya selalu didambakan oleh peserta didik. Guru ideal mampu menyelami hati peserta didiknya sehingga ia menjadi panutan bagi lingkungannya. Guru ideal selalu dirindukan karena mampu membangun karakter setiap peserta didiknya.

Guru ideal merupakan pengganti orang tua yang mampu memberikan pendidikan kognitif, afektif, dan psikomotorik bagi anak didiknya. Sosok yang mampu menciptakan suasana kelas lebih hidup, lebih aktif, dan menyenangkan. Guru ideal tidak akan pernah kehabisan cara untuk mentransfer ilmunya menjadi pembelajaran nyata.

Guru ideal sanggup “menghipnotis” peserta didiknya, dari yang semula murung, sedih, kurang semangat, dan malas, menjadi ceria dan mampu mencapai keinginannya. Sosok guru seperti itulah yang dirindukan oleh peserta didik. Sosok yang paham akan tanggung jawab dan profesinya, serta karakter setiap peserta didiknya.

Guru ideal tidak cukup sebatas bisa mengajar atau menjelaskan pelajaran hingga menjadi mudah dipahami. Terlalu sempit bila guru ideal diartikan sebatas keahlian profesi atau pekerjaan.